Balada Visa and Ready Go!

Mendekati hari H keberangkatan, kayanya selalu deh (gue) ngalamin yang namanya cobaan ataupun halang rintang. Contohnya waktu keberangkatan ke Korea kali ini. Walaupun tiket PP sudah di tangan, itinerary udah oke, tapi pas bikin visa?

***

Ceritanya, sekitar 10 hari menjelang hari keberangkatan dan setelah melalui jalan yang panjang kami baru beli tiket PP CGK-ICN, sementara saat itu visa belum diurus (karena pertimbangan kami plus hasil searching juga, berkas pembuatan visa Korea itu include tiket PP). Ada yang bilang biar lebih meyakinkan lah, biar ga ditolak lah, bla bla bla. Oke, setelah melengkapi berkas yang dibutuhkan untuk membuat visa (cek di sini), gue, Pak Ali, dan Ka Andi pergilah ke kedubes Korea. Oh ya, sebenernya visa yang kami buat ini harusnya visa untuk kegiatan seminar/simposium, tapi berhubung satu dan lain hal, akhirnya kami buat visa kunjungan untuk wisata.. hahaha (beda harga, lebih mahal dikit). Tapi ga masalah kok :)

Kamis, 25 September 2014
Setelah tiba di depan loket pengajuan visa, kami segera menyerahkan berkas visa rombongan serta tak lupa menanyakan kapan visa bisa selesai dan diambil (udah pede bakal diterima). Si petugas menjawab sambil mengecek berkas kami kalau visa bisa diambil tanggal 6 Oktober 2014. Jegeeerr! Haah? Ko lama amaat? Kita berangkat kan tanggal 5?! Padahal kami udah ngitung 7 hari kerja itu artinya visa bisa diambil tanggal 3 Oktober..hikss

Ternyata, mereka tanggal 3 Oktober itu libur (mungkin ada tanggal merah di kalender Korea). Kami tanya bisa percepatan atau tidak, mereka jawab tidak bisa (kecuali memohon langsung ke konsulatnya). Huft.. lemess deh..

Singkat cerita kami memohon ke Prof. Kim yang notabene ketua ACLA (acara yang akan kami ikuti nanti) untuk dibuatkan surat permohonan percepatan pembuatan visa. Thanks God, saat itu Prof. Kim memang sedang (dan masih) di Indonesia (besok pagi beliau kembali ke Korea). Setelah mendapatkan kontak dan alaman hotel tempat beliau menginap, langsung saja kami sambangi. Alhamdulillah, beliau bisa ditemui. Kami menceritakan apa yang kami alami barusan; dan beliau pun menanggapinya, "It's too bad..too bad..." Maksudnya, kasian banget sih kaliaan.. hahaha. Tapi untung saja beliau mengerti dan mau membantu kami. Ia lantas menelepon pihak kedubes dan minta disambungkan dengan staf yang orang Korea asli. Tak satupun di antara kami yang ngerti isi pembicaraan mereka (tapi intinya sih tau.. haha). Selesai menelepon, beliau meminta kertas dan menulis sesuatu berbahasa Hangul sebanyak 2 lembar kertas A4. Setelah selesai, beliau meminta kami menyerahkannya pada petugas pelayanan di kedubes nanti. Kami pun berpamitan setelah berterima kasih. Kamsahamnidaaa :')

***

Dan, ternyata surat itu manjur! hohohoo >.<
Alhamdulillaah.. kami dikabari bahwa visa bisa diambil hari Kamis 2 Oktober 2014. Yeiyyyy, Korea I'm commingg ^_^

Notes:
- Biaya Single Visa (Visa kunjungan dibawah 90 hari) : Rp 480.000,00
- Tiket pesawat bukan termasuk syarat kelengkapan berkas visa Korea (munngkin untuk memudahkan calon pelancong atau menghindari kejadin yang kami alami di atas). Jadi, jangan sampai terlambat buat visa gegara galau beli tiket. Coba saja urus visa tanpa membeli tiket terlebih dahulu :)




Komentar

Posting Komentar

Terima kasih sudah berkunjung ^_^

Postingan populer dari blog ini

#25 Facts about IPB

Cerita Melahirkan #1

Giri Tirta Kahuripan Resort