Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2012

MeToday: Shock, Bete. Senang!

shock. seperti biasa, dalam rangka menyambut bulan ramadhan, selalu 'marak' orang-orang yang kembali ke haribaannya. mulai dari nenek, ibunya temenku, bapak kostnya temenku (walaupun ga kenal), tetanggaku di pekasiran, and somebody else. cukup bikin shock dan berpikir: siapa selanjutnya? wallahu'alam bisshawwab.

bete. ya, saat gw nulis ini emang lagi bete. males banget sama orang manja. helooo, inget evaluasi itu! jangan lain di hati lain di mulut. (astaghfirulloh...#eluselusdada)

senang. program gw akhirnya berjalan dengan segala keterbatasan dan meminiman sumberdaya. baik sumberdaya alam hayati maupun sosial. tapi semoga tidak mengurangi esensi kegiatan itu sendiri. alhamdulillah, semuanya lancar sampai akhir. #bigthankstoARLsBatur's

hari ini, H-20 pulang, H-1 Ramadhan
maaf pabila banyak salah dalam bertutur maupun bertingkah.
minal aidin wal faidzin :)


KKP 2012 :)

Gambar

Wonderful Wonosobo :)

Gambar
Untuk kesekian kalinya kakiku melangkah di tanah ini
ya, Wonosobo, sekitar 40 km jauhnya dari tempat tinggal sementaraku, Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

Untuk mencapai lokasi ini, aku dan sahabatku menaiki microbus dari depan masjid jami al-huda pekasiran hingga perempatan alun-alun Wonosobo dengan lama tempuh sekitar 1,5 jam waktu normal.

Kesan pertama ketika melihat suasana kabupaten ini begitu bersih, tertata sesuai 'asta kosala kosali' khas jawa, di mana keempat arah mata angin memiliki nilai khusus terkait dengan sistem tata ruang kota. tak heran jika Wonosobo mendapat piala Adipura.

Wonosobo sangat cocok bagi pecinta kuliner. di sini terdapat berbagai macam penjual makanan tradisional, salah satunya adalah mie ongklok khas wonosobo dan dawet ayu ketan. harganya? murah bangettt! >,<


Semangkuk mie ongklok yang enak banget menurutku cuma 5000, kalo pake sate jadi 9000. Dawetnya 2500 aja! *aduuh..mana ada di bogor yang harganya segitu  >,&…

R.I.P neneku sayang

H-28 menuju pulang...

ternyata benar, itulah kali terakhir aku bertemu denganmu
terbersit perasaan sedih saat itu ketika kau sudah tak mengenaliku
namun ku tahu, kau berusaha untuk mengingat wajahku
yang telah lama tak kau temui

saat itu, yang ku ingat
tubuh rentamu yang mengurus dan mengaku
berhasil membuatku menitihkan air mata
seketika teringat masa-masa kita bersama
ketika kau masih sehat
dahulu

kini, kau telah tiada saat aku tak di sisimu
aku tidak bisa pulang untuk bertakziah ke kuburmu
namun satu hal yang pasti,
aku telah titipkan engkau pada Sang Pemilik Jiwa Raga ini
hingga apapun yang terjadi aku pasrah
akan kehendak-Nya
walaupun itu menyakitkan, tapi kupercaya itu yang terbaik untuk kita..

semoga kita dappat bertemu pasa suatu masa nanti

berpulang ke Rahmatullah..neneku tersayang (...- 12/07/2012)